• Elearning
  • Web Mail Sekolah
Kamis, 16 April 2026
  • Login
HUBUNGI KAMI
(0362) 22187
E-MAIL
smkn1_sgr@yahoo.com
Penerimaan Siswa Baru
  • Beranda
  • Profil
    • Selayang Pandang
      • Sambutan Kepala Sekolah
      • Sejarah Singkat
      • Visi, Misi dan Tujuan
      • Identitas Sekolah
      • Logo Smensi (SMK Negeri 1 Singaraja)
      • Struktur Organisasi
      • Himne / Mars Sekolah
      • Denah Sekolah
    • Umum
      • Staff Pimpinan
      • Fasilitas Sekolah
      • Daftar Hubungan Industri/ Kerjasama
      • Unit Produksi
      • Dapo Dikdasmen Profile Sekolah
      • Dapo Dikdasmen Data Sekolah
    • Program Kerja
      • Program Kerja Kepala Sekolah
      • Program Kerja Kurikulum
      • Program Kerja Kesiswaan
      • Program Kerja Sarana Prasarana
      • Program Kerja Perpustakaan
  • Konsentrasi Keahlian
    • Akuntansi
    • Bisnis Retail
    • Bisnis Digital
    • Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB)
    • Perhotelan (PH)
    • Usaha Layanan Wisata (ULW)
  • Akademik
    • Prestasi Sekolah
    • Informasi Kurikulum
    • Tata Tertib
    • Kalender Pendidikan
    • Prosedur Kenaikan Kelas
    • Prosedur Kelulusan
    • Standar Penilaian
  • Siswa & Lulusan
    • Data Siswa
    • Data Alumni
    • OSIS
  • Media Informasi
    • Agenda Kegiatan
    • Galeri Photo
    • Galeri Video
    • Unduh File
  • Personalia
    • SiMaDE
    • Staf Guru / Pengajar
    • Staf Pegawai
    • Komite Sekolah
  • Kontak Kami
No Result
View All Result
SMK Negeri 1 Singaraja
No Result
View All Result

Mengelola Emosi Melalui Konseling Realita

admin2 by admin2
16 April 2026
in Artikel
0
Mengelola Emosi Melalui Konseling Realita

oleh: Kadek Purniani (Guru Bimbingan Konseling)

Emosi merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia dan berperan besar dalam membentuk perilaku seseorang. Namun, ketika emosi tidak dikelola dengan baik, hal tersebut dapat memicu tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Di lingkungan sekolah, masalah pengelolaan emosi seringkali muncul dalam bentuk perilaku agresif, konflik antarsiswa atau pelanggaran disiplin. Untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan mengontrol emosi dan mengambil keputusan yang bertanggung jawab, guru Bimbingan dan Konseling dapat menggunakan berbagai pendekatan, salah satunya adalah pendekatan Konseling Realita.


Salah satu contoh penerapan Konseling Realita yakni jika terdapat seorang siswa berinisial A, kelas X (Sepuluh) yang terlibat perkelahian di luar sekolah. Berdasarkan Informasi dari guru BK yang melakukan kolaborasi bersama wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dan orang tua siswa di ruang wakasek, siswa yang berinisial A kelas X (sepuluh) berkelahi dengan siswa dari luar sekolah saat pelajaran berakhir yang akibatnya A dilaporkan ke pihak berwenang.


Berdasarkan hasil wawancara awal, siswa A mengakui bahwa ia berkata yang tidak menyenangkan sehingga siswa tersebut merasa tersinggung dan siswa merasa marah muncul secara impulsif dan tidak terkendali, mendorong dirinya berkelahi sebelum kejadian mereka bertemu dan memastika rencana duel mencari Lokasi yang disepakati, saat jam istirahat merekan saling WA untuk memastikan kembali tempat berkelahi. Hal ini menunjukkan bahwa siswa A belum memiliki keterampilan pengelolaan emosi yang baik. A merasa menyesal menyadari kesalahannya, emosi marah yang tak terkendali bisa menyebabkan memperburuk keadaan. Siswa A Membuat komitmen untuk mengontrol emosi dengan cara berbicara baik-baik saat marah sehingga terjalin hubungan baik dengan teman sekolah. Berdasarkan laporan tersebut, A diberikan layanan konseling individu dengan Pendekatan konseling Realita. Melalui pendekatan ini, siswa dibimbing untuk memahami pilihan perilaku yang diambilnya, menyadari tanggung jawab atas tindakannya, serta belajar mengelola emosi secara lebih sehat dan konstruktif
Pendekatan Konseling Realita menekankan pada konsep pilihan (choice), yang berarti setiap individu memiliki kendali atas perilakunya sendiri dan bertanggung jawab terhadap konsekuensi dari pilihan yang dibuat. Dalam konteks sekolah, seorang siswa selalu dihadapkan pada berbagai pilihan misalnya, antara masuk kelas atau membolos, mengerjakan tugas atau menundanya. Setiap pilihan membawa akibat yang berbeda dan menuntut tanggung jawab pribadi.

Dengan demikian, konseling realita berfokus pada bagaimana individu belajar untuk membuat pilihan yang lebih bertanggung jawab. Seseorang tidak dapat selalu mengendalikan hasil dari tindakannya, tetapi ia memiliki kendali penuh atas pilihan perilaku yang ia ambil.
Tujuan utama pendekatan Konseling Realita adalah membantu individu agar dapat memenuhi kebutuhan dasarnya seperti kebutuhan untuk bertahan hidup, mencintai dan memiliki, berprestasi, kebebasan, serta kesenangan—dengan cara yang realistis, bertanggung jawab, dan sesuai norma sosial. Melalui tahapan konseling, individu diharapkan mampu mengubah perilaku destruktif menjadi perilaku yang lebih positif dan konstruktif.


Tahapan Konseling realita Wants adalah sebagai berikut:
1. Wants: Identifikasi keinginan/kebutuhan individu saat ini.
2. Doing & Direction: Identifikasi tindakan dan arah individu saat ini,
3. Evaluation: Mengevaluasi perilaku.
4. Planning: Perencanaan perilaku baru yang bertanggung jawab.

Berdasarkan hasil layanan konseling individu dengan menggunakan pendekatan Konseling Realita, dapat disimpulkan bahwa masalah yang dialami A berakar pada ketidakmampuan mengendalikan emosi ketika menghadapi situasi yang memicu kemarahan. Melalui tahapan konseling WDEP (Wants, Doing, Evaluation, Planning), A dibantu untuk menyadari bahwa tindakannya merupakan hasil dari pilihannya sendiri dan bahwa setiap pilihan memiliki konsekuensi.


Konseling ini menumbuhkan kesadaran pada diri A bahwa ia memiliki kendali terhadap perilakunya, bukan terhadap orang lain atau situasi di sekitarnya. Dengan pemahaman tersebut, A mulai belajar mengelola emosi secara lebih matang, memilih tindakan yang lebih bertanggung jawab, dan berkomitmen untuk memperbaiki diri agar kejadian serupa tidak terulang.
Melalui pendekatan Konseling Realita, A tidak hanya menyelesaikan masalah perilaku agresifnya, tetapi juga memperoleh keterampilan penting dalam pengendalian diri, yang menjadi dasar bagi hubungan sosial yang lebih sehat dan keberhasilan belajar di masa depan.

Previous Post

MENJADI JAWARA DI ERA AI : Pesan Inspiratif untuk Generasi Hebat SMKN 1 Singaraja

admin2

admin2

Related Posts

MENJADI JAWARA DI ERA AI : Pesan Inspiratif untuk Generasi Hebat SMKN 1 Singaraja
Artikel

MENJADI JAWARA DI ERA AI : Pesan Inspiratif untuk Generasi Hebat SMKN 1 Singaraja

5 April 2026
0
Cahaya Pengetahuan: Estetika dan Ritual Penyucian dalam Tradisi Saraswati di Bali
Artikel

Cahaya Pengetahuan: Estetika dan Ritual Penyucian dalam Tradisi Saraswati di Bali

2 April 2026
0
Matematika dalam Kosmologi dan Spiritualitas Hindu: Jembatan Antara Angka dan Makna
Artikel

Matematika dalam Kosmologi dan Spiritualitas Hindu: Jembatan Antara Angka dan Makna

31 Maret 2026
0

Postingan Terbaru

  • Mengelola Emosi Melalui Konseling Realita
  • MENJADI JAWARA DI ERA AI : Pesan Inspiratif untuk Generasi Hebat SMKN 1 Singaraja
  • Cahaya Pengetahuan: Estetika dan Ritual Penyucian dalam Tradisi Saraswati di Bali
  • Matematika dalam Kosmologi dan Spiritualitas Hindu: Jembatan Antara Angka dan Makna
  • Makna Tirta: Harmoni Spiritual dan Sains dalam Tradisi Hindu di Bali
No Result
View All Result

SMKN 1 Singaraja telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan Singaraja sebagai kota pendidikan sejak tahun 1997 dan telah berhasil mengantar keluarga besarnya untuk berjaya di manapun dan kapanpun.

Postingan Terbaru

  • Mengelola Emosi Melalui Konseling Realita
  • MENJADI JAWARA DI ERA AI : Pesan Inspiratif untuk Generasi Hebat SMKN 1 Singaraja
  • Cahaya Pengetahuan: Estetika dan Ritual Penyucian dalam Tradisi Saraswati di Bali

Temukan Kami

© 2025 SMK Negeri 1 Singaraja. Powered by UPT TIK Undiksha.

  • Elearning
  • Web Mail Sekolah
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Profil
    • Selayang Pandang
      • Sambutan Kepala Sekolah
      • Sejarah Singkat
      • Visi, Misi dan Tujuan
      • Identitas Sekolah
      • Logo Smensi (SMK Negeri 1 Singaraja)
      • Struktur Organisasi
      • Himne / Mars Sekolah
      • Denah Sekolah
    • Umum
      • Staff Pimpinan
      • Fasilitas Sekolah
      • Daftar Hubungan Industri/ Kerjasama
      • Unit Produksi
      • Dapo Dikdasmen Profile Sekolah
      • Dapo Dikdasmen Data Sekolah
    • Program Kerja
      • Program Kerja Kepala Sekolah
      • Program Kerja Kurikulum
      • Program Kerja Kesiswaan
      • Program Kerja Sarana Prasarana
      • Program Kerja Perpustakaan
  • Konsentrasi Keahlian
    • Akuntansi
    • Bisnis Retail
    • Bisnis Digital
    • Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB)
    • Perhotelan (PH)
    • Usaha Layanan Wisata (ULW)
  • Akademik
    • Prestasi Sekolah
    • Informasi Kurikulum
    • Tata Tertib
    • Kalender Pendidikan
    • Prosedur Kenaikan Kelas
    • Prosedur Kelulusan
    • Standar Penilaian
  • Siswa & Lulusan
    • Data Siswa
    • Data Alumni
    • OSIS
  • Media Informasi
    • Agenda Kegiatan
    • Galeri Photo
    • Galeri Video
    • Unduh File
  • Personalia
    • SiMaDE
    • Staf Guru / Pengajar
    • Staf Pegawai
    • Komite Sekolah
  • Kontak Kami

© 2020 SMK Negeri 1 Singaraja. Powered by UPT TIK Undiksha

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Open chat
Hallo, ada yang bisa dibantu ?
WhatsApp
Hallo, SMK Negeri 1 Singaraja ada yang bisa dibantu ?