Salah satu program Direktorat PSMK dalam meningkatkan kompetensi Bahasa Inggris siswa adalah dengan program Blended Learning. SMKN 1 Singaraja adalah satu dari dua sekolah di Bali yang ditunjuk untuk menerapkan program ini. Blended Learning ini mengajarkan siswa untuk belajar aktif dan mandiri secara on line. Sebelum program ini diterapkan, salah satu guru Bahasa Inggris dilatih oleh ITC Jakarta untuk membantu menangani permasalahan yang sekiranya ditemui oleh siswa.
Sebagai tindak lanjut dari program ini adalah pelaksanaan tes TOEIC pada tanggal 1 Februari 2017. Tes ini diikuti oleh 55 orang siswa SMKN 1 Singaraja yang dibiayai oleh Direktorat PSMK Kemendikbud RI. Selain itu, 7 orang siswa dari siswa di luar SMKN 1 Singaraja juga ikut di antaranya: 4 orang dari SMAN 1 Singaraja, 2 orang dari SMAN 4 Singaraja, dan 1 orang dari SMAN 2 Singaraja. 7 orang siswa tersebut membayar sejumlah 400 ribu rupiah. 1 orang guru Bahasa Inggris SMKN 1 Singaraja (Kadek Agus Jaya Pharhyuna) juga ikut serta dalam tes tersebut. Saat ini semua peserta sedang menuggu hasil dari tes tersebut.





