Oleh : Ketut Surasiawan, S.Pd. (Guru Bahasa Jepang)
Ohayou Minna-San, Apakah saat kalian mendengar kata Jepang, kalian langsung teringat pada anime, sakura, teknologi canggih, dan makanan khas seperti sushi maupun ramen?
Ternyata tidak hanya itu loh, di balik kemajuan Jepang, ada satu hal penting yang membuat negara tersebut begitu dihormati dunia, yaitu budayanya.
Masyarakat Jepang dikenal disiplin, sopan, bersih, dan memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi. Menariknya, banyak budaya positif Jepang yang sebenarnya sangat cocok diterapkan di Indonesia. Jika kebiasaan baik ini mulai diterapkan sejak sekolah maupun lingkungan keluarga, Indonesia juga bisa menjadi negara yang lebih tertib, nyaman, dan maju.
Lalu, budaya apa saja dari Jepang yang patut kita tiru?
- Disiplin Waktu (Kebiasaan Kecil dengan Dampak Besar)
Di Jepang, waktu dianggap sangat berharga. Kereta api bisa datang tepat waktu hingga hitungan menit, bahkan keterlambatan kecil saja sering disertai permintaan maaf resmi. Bandingkan dengan kebiasaan “jam karet” yang masih sering terjadi di Indonesia. Padahal, datang tepat waktu menunjukkan rasa hormat kepada orang lain.
Jika budaya disiplin mulai diterapkan oleh pelajar dan pekerja Indonesia, banyak hal akan berubah, seperti:
a. Kegiatan belajar menjadi lebih efektif
b. Pekerjaan selesai tepat waktu
c. Orang lain merasa dihargai
d. Produktivitas meningkat
Disiplin memang terlihat sederhana, tetapi dampaknya sangat besar bagi kemajuan bangsa. - Budaya Kebersihan (Jepang Bersih karena Warganya Peduli)
Salah satu hal yang membuat wisatawan kagum saat datang ke Jepang adalah kebersihannya. Jalanan bersih, tempat umum rapi, dan hampir tidak ada sampah berserakan.
Yang menarik, siswa di Jepang terbiasa membersihkan kelas mereka sendiri. Mereka belajar bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tugas petugas kebersihan, tetapi tanggung jawab bersama.
Budaya ini sangat cocok diterapkan di Indonesia, misalnya:
a. Membiasakan membuang sampah pada tempatnya
b. Membersihkan kelas bersama
c. Mengurangi penggunaan plastik
d. Menjaga kebersihan toilet dan lingkungan sekolah
Lingkungan yang bersih membuat hidup lebih sehat dan nyaman. - Etika dan Sopan Santun (Hal Sederhana Membuat Orang Nyaman)
Masyarakat Jepang terkenal sangat sopan. Mereka terbiasa mengucapkan salam, meminta maaf, dan berterima kasih dalam kehidupan sehari-hari sambil membungkukkan badan atau yang dikenal dengan istilan “Ojigi”. Contohnya:
Ohayou gozaimasu → selamat pagi
Arigatou gozaimasu → terima kasih
Sumimasen → permisi atau maaf
Walaupun Indonesia juga terkenal ramah, budaya sopan santun perlu terus dijaga, terutama di era media sosial saat ini. Sikap menghormati guru, orang tua, teman, maupun orang asing dapat menciptakan lingkungan yang lebih damai dan harmonis.
Kadang, kata sederhana seperti “terima kasih” bisa membuat seseorang merasa sangat dihargai. - Budaya Antre (Tertib Itu Keren)
Di Jepang, masyarakat terbiasa antre dengan rapi tanpa saling dorong. Bahkan saat keadaan ramai, mereka tetap sabar menunggu giliran. Budaya antre sebenarnya melatih kesabaran, kedisiplinan, ketertiban, dan menghargai hak orang lain. Jika budaya ini diterapkan lebih luas di Indonesia, suasana di tempat umum seperti sekolah, terminal, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan akan menjadi jauh lebih nyaman.
Tertib bukan berarti lambat, tetapi menunjukkan bahwa masyarakat mampu menghargai sesama. - Etos Kerja Tinggi (Kerja Keras dan Jiwa Pantang Menyerah)
Jepang pernah mengalami kehancuran besar akibat perang dan bencana alam. Namun, dengan semangat kerja keras dan disiplin, negara tersebut mampu bangkit menjadi salah satu negara maju di dunia. Semangat ini sangat penting ditiru oleh generasi muda Indonesia. Dalam belajar maupun bekerja, keberhasilan tidak datang secara instan. Dibutuhkan usaha, tanggung jawab, dan semangat pantang menyerah.
Orang Jepang percaya bahwa kegagalan bukan akhir, melainkan bagian dari proses menuju keberhasilan. - Budaya Mandiri Sejak Kecil
Anak-anak di Jepang diajarkan mandiri sejak usia dini. Banyak siswa pergi ke sekolah sendiri, membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya. Budaya ini dapat melatih rasa tanggung jawab, kepercayaan diri, dan kedisiplinan. Di Indonesia, sikap mandiri sangat penting diterapkan agar generasi muda tidak terlalu bergantung pada orang lain. - Budaya Hemat dan Tidak Boros
Orang Jepang terkenal hidup sederhana dan tidak suka membuang barang secara berlebihan. Mereka menggunakan barang dengan baik dan membeli sesuatu sesuai kebutuhan. Kebiasaan ini sangat relevan diterapkan di Indonesia, terutama di era gaya hidup saat ini yang tergolong tinggi. Kebiasaan hidup hemat dapat mengatur keuangan lebih teratur, mengurangi pemborosan, dan meningkatkan rasa syukur. - Budaya Membaca yang Sangat Tinggi.
Di Jepang, membaca sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Banyak orang membaca buku di kereta, taman, atau tempat umum lainnya. Jika minat membaca meningkat di Indonesia maka :
a. Pengetahuan masyarakat bertambah
b. Cara berpikir menjadi luas
c. Generasi muda lebih kreatif dan berfikir kritis.
Bagi orang jepang, membaca adalah investasi ilmu yang tidak akan pernah merugikan diri sendiri. - Budaya Malu Melanggar Aturan
Di Jepang, rasa malu digunakan sebagai pengingat untuk tidak melakukan hal yang merugikan orang lain, seperti membuang sampah sembarangan, merokok diarea yang dilarang, ataupun melanggar aturan lalu lintas. Budaya ini membuat masyarakat lebih tertib tanpa harus selalu diawasi.
Jika diterapkan dengan baik di Indonesia maka : kesadaran masyarakat meningkat, ketertiban sosial lebih terjaga, lingkungan menjadi lebih nyaman. - Tepat Janji dan Tepat waktu
Bagi masyarakat Jepang, janji adalah tanggung jawab. Jika sudah berjanji, mereka akan berusaha menepatinya. Budaya ini penting diterapkan agar :
a. Orang lain lebih percaya kepada kita
b. Hubungan sosial menjadi lebih baik
c. Meningkatkan profesionalisme
Kepercayaan adalah hal mahal yang dibangun dari kebiasaan menepati janji.
Dari sepuluh kebiasaan positif Jepang, perlu kita sadari bahwa budaya Jepang memberikan banyak inspirasi positif yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari disiplin, kebersihan, sopan santun, hingga etos kerja yang tinggi. Nilai-nilai tersebut dasarnya sangat sederhana, namun memiliki dampak yang besar jika dilakukan secara konsisten.
Semoga tulisan ini dapat bermanfaat dan menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri, membiasakan hal-hal positif, dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik.
Terimakasih sudah membaca.
Arigatou gozaimasu Minna-san. Sayounara


