• banner
  • banner

:: Selamat Datang di Website SMK NEGERI 1 SINGARAJA :: Love All , Serve All ::

Pencarian

Kontak Kami


SMK NEGERI 1 SINGARAJA

NPSN : 50100288

Jl.Pramuka No.6 Singaraja, Kabupaten Buleleng - Bali


smkn1_sgr@yahoo.com

TLP : (0362) 22187


          

Banner

Photo Terbaru

KSPAN Juara I se-Bali




KSPAN Juara I se-Bali

            Kelompok Siswa Peduli Aids dan Narkoba (KSPAN) SMKN 1 Singaraja diumumkan sebagai juara I tingkat Provinsi Bali dalam lomba KSPAN tingkat SMA/SMK tahun 2015. Pengumuman oleh panitia lomba disampaikan pada saat peringatan Hari HIV/AIDS, 1 Desember 2015, di Singaraja.

WKS Bidang Humas SMKN 1 Singaraja, Bpk Guritno Adi Krismanto mewakili kepala sekolah, kemudian tampil ke atas panggung untuk menerima hadiah, piala, dan piagamnya. Kemanakah kepala sekolah saat itu? Ya, saat itu Kepala SMKN 1 Singaraja Drs. Nengah Suteja, M.Pd sedang melaksanakan tugas di luar daerah.

Jika dihitung mundur, berarti hanya berselang sekitar 2 mingguan antara pelaksanaan lomba dengan pengumuman pemenang. Sebagaimana yang terjadi, pelaksanaan lomba KSPAN di SMKN 1 Singaraja, diadakan pada 13 November 2015. Syukurlah, hasilnya kemudian sangat memuaskan.

Pengumuman itu menyempurnakan hasil sebelumnya. Pada bulan September 2015, KSPAN SMKN 1 Singaraja juga berangkat ke Tabanan sebagai duta Kabupaten Buleleng pada lomba Jambore KSPAN antarkabupatem se-Bali. Hasil yang didapat juga memuaskan, yakni sebagai juara I.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika berhalangan hadir pada acara tersebut. Sambutan tertulis Gubernur Bali disampaikan oleh Asisten II Setda Provinsi Bali Drs Ketut Wija, M.M. Gubernur menyatakan, jumlah kasus HIV/AIDS meningkat terus setiap tahunnya. Bahkan yang memrihatinkan, kasus HIV/ADIS didominasi kalangan anak muda atau mereka yang tergolong usia produktif. Data yang dilansir sampai September 2015, ada 12.667 orang dengan HIV/AIDS (Odha). Dari jumah itu, 80 persennya merupakan usia produktif, 14-49 tahun. Karena itu, Gubernur berpesan, KSPAN perlu semakin digalakkan atau diaktifkan agar kesadaran generasi muda tentang penyakit tersebut semakin baik.

 

Penularan HIV/AIDS, ujar Gubernur lebih lanjut, dapat melalui empat cara. Keempatnya itu adalah; hubungan seks berisiko, penggunaan jarum suntik secara kolektif, dari ibu ke anak (menyusui), dan transfusi darah. (mm)

 

 

 

 




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :

Pengirim : Kadek Agus Jaya Pharhyuna -  [agusjayapharhyuna@gmail.com]  Tanggal : 07/01/2016
Luar biasa..semoga apa yang bisa diraih dapat diaplikasikan untuk kebaikan semua. Salam KSPAN


   Kembali ke Atas